Breaking News

Cuplikan Pertandingan : Udinese vs Inter Milan 8 Januari 2017 Liga Itali Serie A

Dua gol telat Ivan Perisic di masing-masing babak memastikan kemenangan Inter atas Udinese meski sempat tertinggal terlebih dahulu.


Apoteksbobet - Inter Milan mengawali permainan dengan kurang meyakinkan di markas Udinese. Permainan tuan rumah tampak lebih berkembang, dengan mampu memaksa Samir Handanovic melakukan penyelematan gemilang saat laga baru berjalan menit ke-enam untuk mengantisipasi tembakan Fofana.

Pertahanan rapat Inter dalam tiga pertandingan terakhir akhirnya jebol pada menit ke-17, Jakub Jankto sukses membawa Zebrette unggul 1-0 setelah sepakannya di tiang jauh tidak mampu dijangkau oleh kiper.

Kepercayaan diri skuat asuhan Luigi Del Neri makin meningkat usai memecah kebuntuan, mereka mendapat dua peluang emas hanya dalam tempo enam menit setelah gol pembuka. Pertama melalui kaki De Paul yang menggetarkan gawang Inter dan kemudian Jankto melalui sudut yang sama tetapi kali ini tembakannya melenceng tipis dari sasaran.

Sementara itu, Inter tampak sangat kesulitan menembus pertahanan disiplin Udinese. Serangan tim tamu tampak dipaksa mengalir dari kedua sisi sayap dan sering tidak berjalan efektif.

Mendekati menit akhir, Udinese mendapat dua peluang beruntun untuk mencetak gol, De Paul lagi-lagi menciptakan bahaya di gawang Inter melalui sepakannya yang kali ini dihalau Handanovic dengan sigap. Tendangan penjuru setelah itu nyaris menimbulkan gol kedua seandainya pemain Udinese yang berada di posisi bebas mampu bereaksi pada bola dengan tenang.

Kegagalan Udinese memaksimalkan peluang harus dibayar mahal, karena Inter sukses menyamakan skor ketika paruh pertama memasuki injury time. Mauro Icardi dan Ivan Perisic bertukar posisi di kotak penalti, sebelum striker Argentina memberi assist untuk gol yang dicetak oleh Perisic.

Pada babak kedua, Inter tampak lebih agresif, Icardi langsung mendapatkan kesempatan mencetak gol memanfaatkan umpan silang dari Candreva, tapi sayang sepakannya masih melenceng.

Di tengah gempuran Inter, Udinese sempat mencuri peluang emas pada menit ke-54 setelah umpan Jankto mengarah pada Zapata yang bebas di kotak penalti, namun lagi-lagi akurasi masih menjadi masalah usai jeda bagi kedua kubu.

Pioli mencoba memperbaiki skema dengan memasukkan Joao Mario menggantikan Banega. Serangan Inter semakin mengalir dengan masuknya pemain Portugal tersebut, dan pertahanan Udinese tampak kelabakan hingga terpaksa melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti pada menit ke-70. Perisic yang dilanggar dan juga menjadi eksekutor masih belum mampu mengarahkan bola tepat sasaran.

Pada menit ke-83, Joao Mario menyiakan peluang emas untuk membawa timnya unggul, ia menyambar bola muntah tepisan Karnezis atas umpan silang Candreva, tetapi sepakannya di dalam kotak penalti masih bisa diblok oleh bek Udinese.

Kerja keras Inter akhirnya terbayar pada menit ke-87, memanfaatkan umpan silang tendangan bebas Candreva, Perisic menyambut dengan tandukan dari tiang jauh untuk membalikkan kedudukan menjadi 2-1.

Gol telat tersebut menjadi penentu kemenangan setelah Udinese gagal mengejar ketertinggalan di sisa waktu normal plus empat menit injury time. Kemenangan ini semakin mendekatkan La Beneamata ke zona Eropa, sementara Udinese harus rela melihat rentetan kemenangan mereka berakhir.

Tidak ada komentar